Penanganan serangan stroke dengan DSA

Sudah lama sekali ga update blog..saya yang sok sibuk ini baru inget mau nulis setelah kejadian sakitnya ayah saya bulan kemarin. Saya terketuk untuk berbagi cerita dan berharap bisa membantu keluarga lain yang mengalami hal serupa seperti yang keluarga saya alami.

Hari minggu sore mama saya menelpon. Papa tekanan darahnya tinggi 180 / 130, kaki sebelah kirinya berat alias berkurang kekuatannya sekitar 50%. Sy yg lagi main ke rumah kakak saya saat itu, langsung panik nyetir mobil sambil kaki saya gemetaran. Jarak rumah kk saya ke rumah mama saya sekitar 20 menit perjalanan pake mobil.

Begitu sampai rumah mama..saya ukur ulang tekanan darah papa saat itu. Saat itu tekanan darah papa sudah tambah tinggi 198 /130, panik saya paksa papa utk di bawa ke Rumah Sakit. Papa masih berkeras mau minum obat penurun darah tinggi nya saja. Kami anak2nya teteup keukeuh mau bawa papa ke Rumah Sakit yg terdekat dengan Rumah. Akhirnya papa ngalah dan mau di bawa ke Rumah Sakit. Saat di bawa ke Rumah Sakit kondisi papa masih bs jalan tapi kaki kirinya agak menggeser. Tp kami periksa tangan kiri masih bisa menggenggam.

Saat sampai di Rumah Sakit, papa langsung masuk UGD. Saya agak panik karna sampai 30 menitan papa saya ga juga ada penanganan apa2. Saya bolak balik manggil suster untuk meriksa papa. Akhirnya dokter jaga dateng, tekanan darah papa kembali di ukur, saat itu 180/130. Tetap tinggi dan waspada. Saat itu kondisi tangan kiri dan kaki kiri papa sudah kehilangan kekuatannya sekitar 50%. Dokter nyaranin papa untuk di opname tp papa keukeh mau rawat jalan. Kami anak2nya ngebujuk papa untuk di rawat di Rumah Sakit. Akhirnya papa ngalah, mau juga di infus. Saya dan kk saya mulai ngurus administrasi. Dengan pertimbangan papa harus nyaman saat beristirahat kami pilih kelas VIP. Saat ini mulai kepikiran daftar BPJS. Karna pas daftar2 berkali2 ditanya petugasnya ada bpjs gak. Berkali2 juga saya bilang gak punya hehee. (Nanti saya cerita lg tentang bpjs ya).

Days 1, walau sudah malam saya itung ini hari pertama papa kena serangan stroke. Kekuatan tangan dan kaki masih di level 50% kehilangan kekuatannya (kalau menurut dokter saat say konsul itu level 2-4). Malem itu dokter cm periksa saja. Papa ga dikasih obat penurun tekanan darah dengan alasan saat orang terkena serangan stroke tekanan darah yang tinggi sangat di butuhkan untuk mendobrak penyumbatan. Ada beberapa obat yang papa harus konsumsi saat itu dan ada juga yg di inject melalui infusnya. Malemnya karna papa ga bisa tidur saya minta obat penenang ke suster, dikasih tp dlm dosis yg rendah.. 

Day 2, pagi2 sekali saya udah sampai ke Rumah Sakit untuk gantian jaga dengan adik dan mama saya. Hari ini papa mau menjalani CT Scan, karna di Rumah Sakit Tempat papa di rawat saat itu alat Ct Scannya rusak papa di Rujuk ke Rumah Sakit lain yg punya alat CR Scan. Akhirnya pagi itu papa di bawa dengan Ambulance ke RS tersebut. Saya mendampingi papa selama di perjalanan. Saat di rumah sakit tersebut, saya urus administrasi dll..Alhamdulillah ga pake lama, 5 menit selesai dan papa langsung bs masuk ruangan utk di CT Scan. Yang jadi masalah justru saat selesai CT Scan, dokter yg untuk baca hasilnya ga ada di tempat dan baru ada malam hari. Jd hasilnya baru bs dibaca di malam hari. Sedangkan hasil CT Scan ini sangat di butuhkan segera untuk menindaklanjuti pengobatan apa yang harus dilakukan terhadap papa. Karna penanganan terhadap pasien stroke berbeda-beda (ini menurut dokter syaraf yang merawat papa saat itu, tapi saat di jakarta saya baru tahu kalau mereka ternyata lambat dalam mengambil keputusan sehingga penanganan terhadap papa saya dianggap lambat), saya ambil keputusan untuk baca hasil CT Scan ke dokter lain disini saya dikenakan biaya double (biaya CT Scan yg saya bayar di RS tempat CT Scan sdh include biaya konsultasi tapi karna tidak jd konsultasi, saya harus bayar lg sekitar 250rb utk konsultasi di dokter lain). Setelah dibaca hasil CT Scan dokter bilang ada 4 penyumbatan di otak papa. Kami masih bersyukur karna ini hanya penyumbatan bukan pecah pembuluh darah. Hari kedua di Rumah Sakit kondisi papa makin menurun. Kami mulai khawatir. Saya dan kk ipar saya bolak balik mengejar dokter untuk minta penangangan yg segera untuk papa. 

Day 3, hari ketiga di Rumah Sakit, kondisi papa makin drop. Tangan dan kaki kiri kehilangan kekuatan hampir 100%. Kami mulai panik, dokter visit cm di pagi hari itu pun ga sempat ketemu saya karna saya blm sampai Rumah Sakit saat itu. Nunggu dokter datang lagi ke jam 5 sore karna dia praktek di Rumah sakit tersebut kaya nunggu 5 tahun. Jam 6 sore dokter baru datang, menurut dokter papa saya terkena stroke in evolution dimana penderita akan mengalami penurunan kondisi di 2minggu – 1 bulan terakhir sebelum kembali normal. Saya yg ga ngerti apa2 tentang penyakit ini tdnya iya iya saja, tp kekhawatiran saya mau sampai berapa parah lagi penurunan kondisi papa. Kalau saat ini saja bisa dibilang kondisinya sdh 50%. Saya tanya penanganan untuk mencegah kondisi yang semakin memburuk, dokternya blg ga ada. Saya mulai panik, kasak kusuk dengan kakak dan tante-tante saya. Kami putuskan membawa papa ke jakarta malam itu juga. Karna kondisi yang ga memungkinkan untuk naik pesawat terbang kami putuskan utk naik ambulance. Kami cari info dokter syaraf yang bagus di jakarta ada Prof. dr. Yusuf Misbach, Sp.S(K). Ada 2 Rumah Sakit yang dipegang beliau, RS MMC dan Pusat Otak Nasional. Kami putuskan utk ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional. Minta di buat rujukan dll. Ternyata ada masalah lagi, prof. Jusuf tidak menerima pasien inap di sana. Jd pilihannya hanya di Rumah Sakit MMC. Akhirnya, kami tetap minta rujukan ke RS PON saja, dengan pertimbangan di Rumah Sakit itu banyak berkumpul dokter-dokter syaraf yang bagus. Sambil nunggu administrasi dan ambulance kami ngobrol-ngobrol, tiba – tiba adik papa bawa klipingan koran yang menceritakan tentang Brigjen CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) teantang penemuannya dalam tekhnology Brain Wash untuk para penderita stroke. Kami jadi galau, tapi karna sudah kadung siap-siap berangkat, jadi papa tetap di berangkatkan dengan Ambulance ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dengan Ambulance malam itu juga.

Obrolan keluarga tidak sampai disana saja, masih tetap keukeuh pgn juga coba pengobatan Brain Wash akhirnya saya telefon kakak saya yang dijakarta utk minta pendapat, akhirnya kami setuju untuk membelokan Ambulance papa ke RSPAD Gatot Subroto tanpa sehelai pun surat pengantar. Kami berasumsi, papa punya adik tentara yang Insha Allah bisa bantu kami masuk ke RSPAD, tanpa surat pengantar.

Day 4, papa sampai di RSPAD jam 6 pagi. Kakak saya sdh disana jam 5.30, ngurus administrasi. Tp karna kami tidak punya surat rujukan dari RS tempat papa dirawat di lampung ke RSPAD. Papa di tolak masuk RS tersebut. Kami sudah menduga sebelumnya, tanpa surat rujukan ga mungkin bisa pindah Rumah Sakit. Akhirnya, jalan terakhir dipakai, minta tolong adik papa untuk urusin. Karna sebelumnya kami ga enak kalau harus merepotkan beliau. Yup, Alhamdulillah papa bisa masuk RSPAD dan dapat kamar VIP Paviliun Darmawan. Ga berhenti bersyukur sama Allah atas segala kemudahannya. Hari itu juga papa dapet tindakan-tindakan yang selama ini kami harapkan dilakukan RS di lampung tempat papa di rawat. Mulai dari mapping otak, MRI dan pemeriksaan-pemeriksaan pendukung lainnya dilakukan hari itu. Lagi-lagi kami harus deg-degan nunggu hasil pemeriksaan papa. syarat DSA pertama, penyumbatan papa tidak boleh di batang otak, karna apabila di batang otak maka DSA baru bisa dilakukan 3 bln kedepan dan Alhamdulillah dr hasil MRI penyumbatan papa bkn dibatang otak. Ohya, saya jelaskan dulu DSA dalam bahasa saya ya. DSA itu seperti menembak penyumbatan yg ada di otak agar aliran darah ke otak bisa kembali normal. Ini ga ngebuat papa langsung bisa jalan lagi. Tujuan DSA ini untuk mengobati penyumbatannya dl. Kl masalah syaraf kaki dan tangan bisa dibantu dengan fisiotherapy. DSA ini yg lagi populer banget, jadi kebayangkan antriannya. Masya Allah, Allah luar biasa baiknya dengan kami, papa dpt diantrian 2 hari kedepan.bener-bener luar biasa pertoongan Allah karna banyak orang yang harus antri sampai 3 blnan untuk bisa DSA. Papa cuma antri 3 hari. Tapi kondisi papa dlm 2 hari ini harus stabil. 

Day 5, hari kedua di RSPAD, dalam rangka persiapan DSA, kondisi kesehatan papa terus dipantau bahkan kekurangan kalium saja bisa membatalkan proses DSA. Papa juga dipersiapkan agar saat proses DSA papa gak stress karna apabila dlm kondisi psikis yang tidak stabil pun DSA bisa dibatalkan. Kondisi jantung papa jg dipantau, penderita jantung tidak diperbolehkan untuk DSA. Hari ini full mempersiapkan kondisi fisik dan psikis papa.

Day 6, pagi ini jam 9 pagi papa sudah harus masuk ruangan DSA tapi ada kendala. Karna semalam papa tidak bisa tidur dan di beri obat penenang, sehingga dokter agak khawatir untuk melanjutkan proses DSA. San kebayang kami harus antri lagi dan entah kapan dapat antrian lagi. Keluarga meyakinkan dokter kalau papa ga bisa tidur bukan karna khawatir menghadapi proses DSA tapi karna memang punya riwayat insomnia akut. Alhamdulillah proses DSA berjalan lancar. Prosesnya cuma 35 menit. Dan kakak saya sempat memvidiokan prosesnya karna memang proses DSA tersebut bisa disaksikan langsung oleh keluarga. 

Saat ini sudah 1 bulan dari serangan stroke tersebut. Dan Alhamdulillah papa sudah mulai bisa berjalan kembali walaupun masih menggunakan tongkat. Hanya fungsi tangannya saja yg belum kembali normal. Paska DSA papa hanya menjalankan proses fisiothrepy dan akupuntur. Semoga segera kembali sehat ya pa. 

Hidup gak selamanya mudah

Kalau semua dalam hidup ini mudah didapat, dimana seninya hidup…ini salah satu quote saya yg sering banget saya lontarin kalau saya lagi pengen sesuatu tapi gak belum kesampaian🙂

Tapi beneran deh..saya menikmati semua proses yang harus saya lalui dalam mendapatkan sesuatu….jadi setiap moment-momentnya bener-bener saya nikmatin….hal-hal kecil begini juga saya terapin buat anak dan suami saya..

Hari ini saya sampe senyum-senyum sendiri kalo inget kejadian di toko buku tadi pagi…ngeliat binar mata syafran dan jihan saat pengen sesuatu tapi gak kesampaian…si’bapak’ pengen bgt beli tas baru dan si ‘anak’ pengen bgt beli mainan barbie….sebenernya bukannya jadi ‘zolim’ sama pasangan bapak dan anak itu…tapi saya tau bgt, syafran baru aja beli tas yg mirip bgt dengan tas yg dia pengenin itu cuma beda sedikit aplikasi…kalau jihan, saya memang gak ngebiasain jihan untuk jadi konsumtif…mainan itu paling bertahan berapa jam dan bakal berakhir sama dengan mainan lainnya di box mainan.

Masih lucu ngebayangin tampang keduanya saat keluar toko tanpa bawa pulang barang yg di pengenin🙂 …Saya lupa buat ambil photo saat mereka lagi merengut.

Untuk jihan saya gak mau banget ngajarin dia untuk mendapatkan sesuatu dengan mudah…jihan dari kecil sudah punya daftar keinginan yang sering banget diubah-ubah🙂..karna dia blm bisa nulis listnya sendiri jadi saya bantu nulis..dan listnya pasti berubah kalau dia abis jalan ke mal :-)…semua didalam listnya bisa di dapet dengan di tukar pake bintang…nah, bintang-bintangnya saya yang kasih kalau dia mengerjakan hal-hal baik…dan tiap barang yang dia mau punya harga dalam hitungan bintang.

Saya bahagia ngeliat sinar mata bangga jihan kalau bisa dapet sesuatu dengan sedikit kerja keras…saya bukannya kejam, dengan ngebuat jihan yg baru umur 4 tahun harus ngumpulin bintang sampai berhari-hari…saya pernah ngobrol dengan guru jihan di sekolah, ibu gurunya bilang kalau jihan sering mamerin barang-barang yang dia punya dengan bangganya…pas saya cerita kalau jihan ngedapetin segalanya gak dengan mudah bu gurunya langsung bilang ‘oh, maap mah, aku kira tadinya jihan agak sedikit sombong, ternyata dia pamer itu karna kebanggaannya ngedapetin Sesuatu dengan jerih payah’ (ini agak sedikit lebayy) heheheheee

Tapi saya bangga sama jihan bisa ngontrol keinginannya untuk memiliki sesuatu dan berusaha ngedapetinnya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku heheheee…saya aja kadang-kadang sampai gak bisa tidur kalo lagi pengen sepatu flats yg lucu…kalau saya lg pengen sesuatu tp gak kesampaian saya selalu bilang ke syafran ‘kalau semuanya bisa didapat dengan mudah, terus dimana seninya hidup’..dan menurut syafran, ‘quote’ saya itu cuma buat ngehibur diri hahahaaa…tapi saya pikir-pikir iya juga ya…kalau uang saya banyak dan segalanya bisa saya beli..masih gak quote ini saya pake🙂

Ketika Uang Ga Bisa Membeli Segalanya


Kadang kita selalu ngerasa uang bisa menyelesaikan segala masalah yang ada..banyak contoh di kehidupan sehari-hari yang bisa kita selesain kalau kita punya uang. Contoh kecilnya aja : Kalau saya kepasar dan susah dapet parkir. “tukang parkirnya langsung nawarin jasa nyariin tempat parkir tapi sebelumnya dia bilang : Tapi udah taukan tarifnya” *nepok jidat, mau parkir aja mesti pake calo😀

Banyak hal lain yang semuanya bisa dengan mudah kita dapetin tanpa bersusah-susah seperti orang lain, asalkan kita punya uang banyak…hufff !!

Tapi seharusnya kita juga sadar ada banyak hal didunia ini yang ga bisa diukur dengan berapa banyak harta yang kita punya..bukannya sok tua :D  untuk postingan kali ini saya terinspirasi dari kepergian mas adjie massaid. mata saya dah bengkak mulu dah beberapa hari ini ngeliat ketegaran mbak anggie (sok akrab) hehehe

Harta bukan segalanya dalam hidup kok..beneran deh..berapa pun uang yang kita punya ga akan ngembaliin anggota keluarga kita yang sudah meninggal, ga bisa nyembuhin anggota keluarga yang sakit parah, ga bisa ngebuat istri bisa bertahan dengan suami yang selalu ngelakuin KDRT walaupun hartanya banyak, dan lain sebagainya deh.

Ibu saya aja pernah bilang :

kalau aja Tuhan menawarkan ” Asalkan mama, ,mau nyerahin semua harta yang mama punya. kedua orang tua mama bakalan hidup kembali”. Mama rela ga punya apa-apa, bahkan tidur di kolong jembatan sekalipun”.

Saya rasa akan banyak orang yang mau melakukan hal yang sama asalkan orang-orang tercinta tetap bisa berkumpul bersama. uang memang ga akan ada artinya saat kita kehilangan anggota keluarga kita. bukan melawan takdir atau ga terima dengan apa yang sudah Yang DiAtas gariskan untuk saya sih. Akan banyak orang yang setuju, lebih banyak ga punya Harta daripada kehilangan Anggota Keluarga Tercinta khan🙂 …Walau ga memungkiri waktu kita lebih banyak di pake untuk nyari uang di bandingkan ngurusin atau berkumpul dengan keluarga kita, habis mau gimana lagi..semua yang kita nikmati itu harus ada bayarannya..dan ga bisa di bayar pake daun yang tinggal kita petik aja di halaman rumah😉

Kebahagian juga ga bisa diukur dengan uang kok..saya sang pengangguran yang lebih memilih jadi ibu rumah tangga dengan usaha yang pas-pasan buat nambahin uang jajan di bandingkan kerja kantoran, karena ga rela kehilangan waktu bisa maen atau ngurus jihan sendiri..sebenernya ada beberapa tawaran kerja kantoran, kalo keuangan lagi morat-marit saya mulai tergiur..tapi kok, kalo mikirin ga bisa lagi maen sepuasnya sama jihan atau ga bisa smell bau acemnya waktu bangun tidur..kok ya ngaak rela banget deh😦..jadilah, saya memilih untuk bertahan cari duit dari lahan lain yang masih bisa tetep deket jihan walaupun uangnya ga banyak😀

Banyak cerita di hidup ini yang menunjukan kebahagian bener-bener ga bisa di ukur dengan uang..kemarin pas saya lagi ngobrol dengan seorang teman saya via Blackberry Messenger, ternyata masuk juga BBM dari temen saya yang satunya membawa sedikit kabar buruk..dia mau divorce..OMG, saya kaget..bukan apa-apa selama ini dia termasuk temen saya dengan kehidupan yang mapan. Punya rumah dan kendaraan-kendaraan mewah, punya anak yang lucuu banget. intinya, kehidupan mereka ngebuat iri  banyak pasangan lainnya…pastinya diotak saya bertanya-tanya kenapa ??? tapi saya ga mau melangkahi pagar rumah tetangga (istilah apapulah ini) hehehee, kalo dia belum bersedia cerita, saya ga mau nanya-nanya..ntar aja nunggu dia tenang dan mau cerita sendiri😀.

huff..Lagi-lagi uang ga bisa membayar segalanya !!

Gambar di pinjam dari sini

::eLLySTia::

Re-post : you can see me when i’m invisible

Hebat ya…bisa tembus pandang :) …kadang ada saat kita lagi ga pengen bersosialisasi…pengen bertapa atau menyendiri buat cari inspirasi atau apapun alasannya cuma kita yang tau….saat seperti ini kita ga mau ada orang lain disekitar kita dengan alasan apapun…kita juga bisa ngelakuin segala macam cara biar tidak “terlihat”.

Tapi ada Case dimana kita bener-bener ga dipeduliin orang lain walaupun kita menampakkan diri…alias mereka ga pernah sadar kalau kita ada…pernah ga ngerasain yang kaya gitu :)….aku pernah ngerasainnya….but, someone can find me when i’m invisible…kok bisa ??? usually, we only see what our eyes want to see…jadi kalau dia bisa liat kita saat kita ga terlihat…what’s the meaning ???

i realize that seeing someone like this doesn’t come by itself…it comes with love (I think I start to fall for him) :)

So, cliche siy kalao saya bilang alasan-alasan ….why he is ???

we always need to find our why when we fall for someone, right ???

yes, once again I am maybe so predictable and cliche to think that I fall for him because he can see me when I am invisible….but finally, I’ve found my why…something that I even couldn’t tell why his lack of something makes him even better, even perfect than before.

So, here I am…preparing the worst but still hoping for the best.

Bandar Lampung, 5 Desember 2006 (sudah pernah publish di friendster tp pengen aja mindahinnya kesini😀 )

Gambar di pinjam dari sini

::eLLysTia::

Berdamai dengan masa lalu

Heboh di twitter tentang sayembara menulis surat buat mantan..tadinya saya mau ikutan..tapi kok aneh ya untuk saya, membayangkan menulis untuk seseorang yang dengan susah payah kita lupain, lalu siapa tau dia baca juga tulisan saya untuk dia..belum lagi kalau suami saya baca. Akhirnya saya urung ikutan. Dan melupakan semua ide-ide gila yang mau saya tulis di surat itu. mengingat banyak cerita-cerita dramatis yang pernah ada di hidup saya ( halah😀 )

Tapi gak tau kenapa beberapa malam ini saya kok mimpi ketemu bapak dari ‘mantan’ saya dulu..ceritanya saya jalan sendiri di jalanan deket rumah saya dan dia terus ngikutin saya. Pas saya tanya kenapa, lalu dia bilang dia mau jagain saya. Saya terharu, dan akhirnya saya terbangun karena jihan minta di buatin susu😀

Besok paginya saya masih keinget mimpi saya samalem, mungkin saya yang selama ini dekat dengan dia tapi ga pernah ngirimin dia doa apalagi berziarah kemakamnya ya. (yap, bapaknya ‘mantan’ saya ini sudah meninggal). Sebenarnya ada rasa sedih kalau inget tentang masa lalu saya. semua yang sudah saya simpen rapi dalam kotak yang saya simpan di tempat yang saya sendiri  ga pernah tau dimana. Dan saya ga pernah berani coba untuk ngebuka (lagi).

Tapi kalo saya pikir-pikir (lagi) kenapa juga saya mesti marah atau ngebencinya. toh, segala rasa saya ke dia dah meluap jauh entah kemana. Dia memang pernah jadi yang istimewa untuk saya. Tapi itu DULU dan ga sekarang. “What’s done is done and It’s over. Jadi kenapa juga saya mesti ketakutan untuk mengingatnya.

I’ve learned much at amazing school that i call live…saya banyak belajar dari segala rasa sakit yang pernah saya rasain dan saya ga mau mundur ke kehidupan di belakang saya. Dimana dendam dan rasa sakit masih saya rasain..oh NO, enggak sekarang setelah susah payah menata semua tentang hidup saya, setelah semua kebahagian saya bersama keluarga kecil saya. lalu, saya mesti mengulang semua luka lama yang menyebabkan saya jadi mellow mendadak.

Mereka bagian masa lalu saya dan yang saya jalani dan  hadapi saat ini adalah MASA DEPAN saya. Lalu buat apa saya merasa ketakutan dengan semua kenangan buruk di masa lalu. Sudah saatnya saya buka kotak masa lalu itu dan saya buang. Setelah sekian lama menyimpannya dan takut banget kalau hidup saya bakal terusik kalau kotak itu terbuka sedikit saja.

Saya berhasil !! dan sudah seperti yang saya duga. saya ga lagi merasakan sakit, dendam, benci ataupun cemburu. Saat keluarganya yang telah lama mengulurkan tangan untuk bersahabat dengan saya dan selalu saya tepis. Akhirnya, saya bisa mengulurkan tangan saya juga untuk menyambut mereka sebagai bagian dari silaturahmi. Tapi tidak dengan mereka ‘paramantan‘ (berasa ada banyak mantan :D). Banyak hati yang mesti di jaga saat ini. komunikasi yang sedikit dan mungkin ga berarti bagi saya, mungkin bisa menyakiti hati orang lain begitu dalam.

Kita ga pernah tau dengan siapa kita berjodoh. Memang kadang apa yang kita dapatkan ga sesuai dengan apa yang kita harapkan..tapi itulah hidup !! ga ada yang tau apa yang akan terjadi di masa mendatang. Saya sempet mellow dan mendayu-dayu setiap habis putus dengan pacar tapi lagi-lagi saya toh, akhirnya bisa tersenyum lagi bahkan bahagia. Karena siapa tahu justru setelah berpisah kita akan bertemu dengan sosok yang lebih baik, kan?🙂

Gambar dipinjam dari sini

::eLLySTia::

..Tas Pesta Handmade..

Bismillah…

Memulai bisnis baru..mudah-mudah lancar..sebenernya ini bukan bisnis baru di keluarga saya..kakak saya sudah menekuninya lebih kurang 5 tahunan..tapi selama ini cuma sebatas penyaluran hobby nya nge-desain aja..tapi karena peminatnya yang lumayan banyak..akhirnya, kami terpikir untuk mulai publish dan mempekerjakan beberapa karyawan untuk menopang bisnis baru ini😀

Jualan Tas Pesta Handmade…desain yang unik dan ga pasaran…karena tiap barang yang di jual biasanya ga bisa sama persis..yah, namanya juga handmade😀

ini beberapa koleksi tas pesta ala kami “TAS KEBAYA”

1 Set Tas Clutch dan Sendal Tertutup

 

1 Set Tas dari Kain dan Sendal Tertutup

 

ini cuma contoh dari barang-barang yang kami produksi..pengennya sih suatu saat nanti punya showroom sendiri😀 bisa memproduksi banyak barang..untuk sementara ini pesanan yang masuk alhamdulillah udah buat kami lumayan kewalahan😀..pengerjaannya yang lumayan makan waktu 3-4 hari untuk 1 set tas dan sendalnya..kami juga jual dengan harga yang relatif murah kok😀

Baru-baru ini saya juga coba terima pesanan untuk pengantin..lumayan deg-degan..karna ini yang pertama kalinya ngerjain buat pengantin pria dan wanita. Tapi alhamdulillah mereka puas..saya seneng..karena groginya kakak saya sampe salah kasih price…jadi walaupun rugi tetap puas kalau customer puas.

Sendal Kebaya untuk Pengantin Pria dan Wanita

 

Tas clutch untuk Pengantin Wanita

kalo mau liat-liat koleksi lengkapnya bisa add Facebook TAS KEBAYA

::eLLySTia::

Baca Tulis

Baca tulis ini 2 Hal Favorite saya yang pasti saya lakuin tiap hari..saya ga pernah bisa jauh dari kertas dan pulpen (sebenernya mau nulis pena tapi dulu kalau saya bilang pena temen2 kantor saya banyak yang protes *entahkenapa😀 ) juga buku bacaan. Kalau soal baca membaca di keluarga saya (saya anak ke6 dari 7bersaudara), saya menempati urutan no 1 sebagai kolektor buku. kebiasaan ini di turunin dari bapak saya yang hobby banget ngebaca sampe sekarang. Dalam sehari bapak saya langganan 6-7 koran, itu belum termasuk langganan majalah mingguan. Ibu saya udah pasti pusing ngeliatnya. Selain sudah pasti mempermasalahkan soal keuangan keluarga yang mesti dianggarkan untuk hobby bapak saya. ini sebenernya cuma salah satu hobby bapak saya tp karena ini bukan ngebahas soal bapak saya jadi lain kali saya tulis deh soal hobby orang tua saya yang bener2 unik menurut saya (sebenernya belom tentu menurut orang lain🙂 ).

Saya tadinya punya ratusan buku bacaan yang bisa ulang berkali2 bacanya kalau saya lagi ga ada uang untuk beli buku2 baru😀 .. tapi waktu saya masih tinggal di rumah mertua dan kena banjir…ratusan buku saya ikut hancur..hikhik sedih banget saya kalau ingetnya..buku2 itu udah saya kumpulin dari zaman saya SMP😦. Sekarang saya mulai ngumpulin lagi tapi baru sedikit banget karena baru mulai lagi dan tentu aja karena cost-nya dah kepake untuk urusan yang lain😦 (dulu masih single soalnya jadi punya budget banyak buat beli buku).

Kalau soal tulis menulis ini juga hobby saya..dari SD saya udah biasa nulis diary..genit banget ya heheee..awalnya, saya ngeliat kakak saya suka nulis di buku yang ada gemboknya..tiap pulang sekolah yang pertama kali di cari kok buku itu terus..penasaran pengen tau apa yang di tulis tapi ga bisa dibuka hahaa..akhirnya nanya langsung, tp kakak saya bilang itu cuma catetan kegiatan harian..akhirnya saya tau kalau dia bohong pas saya SMA..karena pas SMA saya mulai nulis tentang segala hal dibuku gembok saya (akhirnya saya punya juga). Waktu SD-SMP saya cuma nulis di buku tulis biasa dan cuma nulis kegiatan harian saya. Dah pasti jauh dari soal cinta-cintaan😉

Sekarang dua hobby itu udah kaya mendarah daging…kalau ga ada bacaan baru, saya mulai ngebaca buku2 yang sama untuk kesekian kalinya😀 .. kalau tulis menulis, bukan cuma nulis daily activity, tapi saya mulai banyak yang di kerjain untuk urusan dengan pulpen dan kertas. Nulis tagihan Catering, Daftar Belanjaan sampe menu-menu baru😀..ough,  i love that activity so much😀

Saya lagi mulai menularkan kebiasaan membaca dengan jihan saat ini..mengingat bapaknya jihan ga demen nulis dan baca…ckckckck…untuk urusan tulis menulis syafran jauuuhhh banget dari kata suka..untuk ngucapin ulang tahun ke saya aja di kartu ucapan dia cuma nulis HAPPY BIRTHDAY !! ini berlaku dari masa pacaran sampai sekarang..tapi saya dah maklum. Yah, mau diapain lagi😀

*Homework saya saat ini gimana ngajarin jihan baca tulis..walaupun sekarang tembok rumah saya dah penuh dengan coretan benang kusut ala jihan

gambar dipinjem dari sini

::eLLySTia::

Previous Older Entries