berbagi bersama


Pagi ini saya bangun dengan kaget karna TV di kamar masih nyala…aduh, biasanya saya pake sleep mode tp semalem lupa diaktifin..ya udah, bangun tidur langsung nonton berita pagi…ada berita apa ya di TV ?? masih dengan mata ngantuk saya nonton berita dulu ah..

ya ampun, lagi-lagi tentang gizi buruk dan keluarga miskin yang sekeluarga jadi lumpuh layu karna ga dapet asupan gizi yang baik…ini terjadi di daerah depok, jawa barat di tengah populasi penduduk yang rata-rata memiliki kehidupan layak dan hidup diatas rata-rata…miris bgt hati saya ngeliatnya…iya hanya satu dari jutaan kasus kemiskinan di negara kita.

banyak dari kita ga pernah sadar penderitaan hidup tetangga atau kerabat kita…termasuk saya siy…kita terlalu sibuk dengan kepusingan dan kesulitan kita sendiri…bahkan, kadang2 mereka sudah memelas meminta pertolongan pun hati kita ga tergerak untuk menolong mereka…

kalau ngeliat orang2  yang sudah tua masih tetep nyari uang buat hidup walaupun mereka sudah ga kuat lagi, hati saya sakittttt bgt…kemana siy keluarganya…tapi saya pikir mungkin keluarganya juga bukan orang mampu juga..yah, jadi mau gimana lagi…

saya sering ngobrol dengan syafran soal sedekah dan zakat..alhamdulillah kita punya pandangan yang sama…kalau aja masyarakat yang berpenghasilan…taat membayar zakat dari penghasilan mereka 2,5% saja…taraf kesehjatraan masyarakat miskin kita mungkin ga separah ini

terus terang saya bukan penderma besar…gaji yang saya terima dari kerja keras suami saya juga sebenarnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan sedikit menabung…tapi untuk urusan zakat yang 2,5%..insya ALLAH kami bayarkan setiap bulan…ini saya lakukan mulai dari waktu saya masih kerja dulu dan sampai sekarang hasil jerih payah suami saya…(bukannya riya’ lho hanya sekedar berbagi cerita)

saya browsing2 tentang zakat..dalam Al-qur’an dan hadist…mungkin bisa jadi masukan untuk teman-teman…betapa berartinya uang yang kita sisihkan untuk mereka yang ga mampu…uang yang kalau ada di dompet saya paling2 berubah jadi pernakpernik jihan yang akhirnya ga berguna..

ayo teman2..kita tuntaskan kemiskinan di kanan kiri kita dengan sedikit menyisihkan apa yang kita miliki…semoga menjadi amal ibadah yang tak terputus walaupun kita udah ga ada di dunia lagi…amienamienamien

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: